Sorotan Anies Baswedan & Bappenas: PPKn Unpam Tunjukkan Peran Vital Perguruan Tinggi dalam SDGs
Published on: 13 Okt 2025

Pendidikan
Tangerang Selatan, 2 Oktober 2025 - Universitas Pamulang (UNPAM) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional & Call for Papers 2025 bertema “Peran Pendidik Sebagai Agen Warga Negara Aktif Dalam Mendukung Pencapaian SDGs di Indonesia.” Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid di Ruang Teleconference Kampus 2 Viktor dan melalui Zoom Meeting, menghadirkan dua tokoh nasional, Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D (Tokoh Pendidikan) dan Eka Safrudin, S.Kom., M.M., C.M.C dari Sekretariat SDGs Kementerian PPN/Bappenas RI.

Pendidik sebagai Agen Perubahan Sosial
Seminar ini menegaskan bahwa pendidik berperan strategis sebagai warga negara aktif dan agen perubahan sosial dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Anies Baswedan menekankan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada transfer ilmu, melainkan harus menumbuhkan kesadaran kritis, nilai kemanusiaan, dan aksi nyata.
“Pendidik adalah agen perubahan yang membentuk karakter warga negara aktif. Jika pendidikan hanya berhenti di ruang kelas, maka kita gagal menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegas Anies.
Sementara itu, Eka Safrudin menguraikan pentingnya roadmap SDGs education dalam sistem pendidikan nasional.
“Guru bukan hanya pengajar, tetapi penggerak perubahan sosial yang mampu mentransformasikan nilai SDGs ke dalam tindakan nyata di sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari 500 peserta yang terdiri atas dosen, mahasiswa, dan peneliti dari berbagai jurusan di universitas pamulang mengikuti kegiatan ini baik secara daring maupun luring. Antusiasme peserta membuktikan kuatnya perhatian civitas akademika terhadap pendidikan berkelanjutan di Indonesia.


Pembukaan Bernuansa Budaya
Kegiatan dibuka pukul 08.00 WIB dengan suasana penuh semangat dan nuansa budaya. Atraksi Palang Pintu dan Tari Jaipong karya mahasiswa PPKn membuka acara secara meriah, disusul dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Alim Mukron dan doa oleh Ustadz Rachmatullah Rusli, M.Pd. Ketua Program Studi PPKn Dr. Ichwani Siti Utami, S.Pd., M.H dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan melahirkan rekomendasi akademik yang aplikatif, terutama dalam integrasi SDGs dalam praktik pendidikan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Pranoto, M.M. mewakili Yayasan Sasmita Jaya, dan dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Rektor Universitas Pamulang, Dr. E. Nurzaman, A.M., M.M., M.Si, yang menegaskan komitmen UNPAM untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan global namun tetap berakar pada nilai-nilai Pancasila.
“UNPAM ingin menjadi kampus yang adaptif terhadap perubahan global, tetapi tetap berpijak pada nilai kemanusiaan dan kebangsaan,” ujar Rektor dalam sambutannya.
Acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan seluruh peserta.

Sesi Ilmiah dan Diskusi Interaktif
Sesi
seminar utama berlangsung pukul 09.40–11.50 WIB, dipandu oleh Suanto, S.Pd.,
M.H selaku moderator.
Kedua narasumber menyampaikan pandangan komplementer: Anies menyoroti filosofi pendidikan dan peran guru sebagai pembentuk karakter bangsa, sementara Eka menitik beratkan pada strategi implementatif SDGs dalam kebijakan pendidikan.
Sesi tanya jawab berjalan dinamis. para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar etika sosial, pendidikan karakter, dan inovasi pembelajaran yang berorientasi pada keberlanjutan.

Sesi Call for Papers dan Luaran Akademik
Usai
istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi mekanisme Call for Papers,
diikuti sesi parallel room untuk pemaparan hasil riset oleh dosen dan mahasiswa.
Forum ilmiah ini menghasilkan sejumlah rekomendasi akademik, di antaranya:
1. 1. Integrasi
indikator SDGs dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan.
2. 2. Penguatan
kapasitas guru melalui pelatihan berbasis aksi sosial.
3. 3. Kolaborasi riset antaruniversitas untuk mendukung pencapaian SDGs nasional.
Naskah terbaik dari kegiatan ini akan dipublikasikan dalam prosiding terindeks Google Scholar, dan naskah unggulan berpeluang diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi Sinta. Selain E-Certificate dan E-Module seminar, peserta juga memperoleh pengalaman berharga berupa relasi akademik, ruang refleksi, serta inspirasi kepemimpinan pendidikan.
Penutup
Kegiatan ditutup dengan testimoni narasumber serta sesi interaksi informal dengan peserta. Dalam suasana penuh kehangatan, para pendidik dan mahasiswa berdiskusi tentang tantangan dan peluang dunia pendidikan menuju masa depan berkelanjutan. Seminar Nasional & Call for Papers FKIP UNPAM 2025 ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika untuk menegaskan komitmennya sebagai agen perubahan sosial dalam mendukung tercapainya SDGs 2030. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Universitas Pamulang terus berperan aktif sebagai “Kampus Inovatif untuk SDGs dan Kemanusiaan.”




