Temu Ilmiah Kiat Sukses Menulis Di Media Massa
Pusat Studi Dan Layanan Hukum Lembaga Kajian Hukum Universitas Pamulang

Menulis merupakan ciri pokok kaum terpelajar. Pepatah mengatakan, untuk mengenal dunia maka membacalah,  dan untuk dikenal dunia maka menulislah. Pepatah ini mengingatkan kita akan pentingnya arti sebuah tulisan bagi seseorang, utamanya bagi seorang dosen. Karena Bagi seorang dosen, menulis adalah sebuah keharusan, baik menulis jurnal, artikel, laporan penelitian, maupun buku-buku ilmiah dan mempublikasikan hasil tulisan itu baik pada jurnal nasional, jurnal Internasional maupun tulisan pada media massa baik cetak maupun elektronik.

Benarkah menulis itu sulit ?mungkin pertanyaan inilah yang sering muncul di benak kita saat akan menulis sesuatu. Jawaban atas pertanyaan inipun beragam. Sebagian orang ada yang menjawab bahwa menulis adalah mudah, namun ada pula yang menjawab bahwa menulis adalah suatu hal yang sangat sulit, bahkan mustahil untuk dilakukan.

Namun sesungguhnya setiap orang mempunyai kemampuan untuk bias menulis dan menjadi seorang penulis. Dengan keyakinan demikian, menulis sejatinya adalah suatu hal yang sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun. Semuanya tergantung dari niat, tekad, kemauan dan usaha yang dilakukan.

Menjawab kesulitan untuk menulis bagi dosen tersebut, maka Pusat Studi dan Layanan Hukum, Lembaga Kajian Hukum Universitas Pamulang yang di ketuai oleh Dr. Oksidelfa Yanto, S.H.,M.H menyelenggarakan kegiatan temu ilmiah dengan mengangkat tema “ Kiat Sukses Menulis di Media Massa “. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 12 Maret 2020 bertempat di Aula Rektorat Universitas Pamulang yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya Group, Rektor serta Jajaran Struktural Universitas Pamulang,  dan peserta kegiatan ini adalah dosen yang mewakili dari semua Program Studi yang ada di Universitas Pamulang yang berjumlah 150 orang dosen.

Ketua Program Studi PPKn Drs. H. Alinurdin, M.Pd turut hadir dalam acara temu ilmiah ini dan juga beberapa orang dosen yang hadir  mengikuti kegiatan ini diantaranya : Ichwani Siti Utami, S.Pd.,M.H; Herdi Wismanjaya, S.Pd.,M.H; Suanto, S.Pd.,M.H; Drs. Abdurrahman, M.Pd; Yulita Pujilestari,M.H; Amelia Haryanti,M.H; Nurdiyana, S.Pd.,M.H; Sulastri, S.Pd.,M.H.

Acara diawali oleh sambutan dari ketua penyelenggara kegiatan temu ilmiah ini yaitu Dr. Oksidelfa Yanto, S.H.,M.H, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa menulis adalah sebuah keharusan bagi seorang dosen, dan utamanya untuk menunjang karier dosen. Kegiatan temu ilmiah ini untuk lebih memotivasi dosen untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan yang dapat dimuat di media massa. Oleh karenanya penyelenggara menghadirkan beberapa narasumber yang sudah menghasilkan banyak tulisan yang di muat di media massa. yaitu : Teguh Yuwono, S.S., M.M; Fathorrahman Fadli, S,Pd., M.Si., Misbah Priagung Nursalim, M.Pd.

Dalam pemaparannya,  para narasumber memberikan kiat-kiat untuk dapat sukses menulis di media massa. Seperti yang diungkapkan oleh narasumber pertama yaitu Teguh Yuwono, S.S.,M.M, beliau mengatakan untuk mengawali membuat sebuah tulisan adalah bagaimana kita dapat mengimajinasikan apa yang kita lihat setiap hari, kemudian membuat sebuat skema dari tulisan tersebut. Dilanjutkan oleh pemaparan narasumber berikutnya yaitu tentang trik untuk dapat menghasilkan sebuah tulisan adalah dengan selalu mencatat ide yang muncul, jangan tunda untuk mencatat ide-ide tersebut, karena dari ide-ide inilah nantinya akan mengalir sebuah kalimat yang pada akhirnya dapat menjadi sebuah tulisan.

Dalam membuat sebuah tulisan harus diperhatikan beberapa persyaratan, diantaranya : tulisan itu merupakan tulisan asli yang kita hasilkan bukan sebuah plagiarisme, tulisan yang kita buat belum pernah dimuat di media massa, tulisan tersebut actual, relevan dan menjadi persoalan dalam masyarakat, subastansi yang dibahas menyangkut kepentingan umum dan artikel mengandung kebaruan.

Setelah pemaparan materi dari narasumber, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta sangat antusia mengikuti acara temu ilmiah ini, hal ini dapat dibuktikan oleh banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta kepada narasumber. Selesai sesi tanya jawab, acara diakhiri dengan foto Bersama.

Penulis : Nurdiyana, S.Pd.,M.H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *