Program Studi PPKn Melaksanakan Workshop Evaluasi Kurikulum 2021

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP Unpam telah melaksanakan Workshop Evaluasi Kurikulum 2021 dengan tema “Review Kurikulum Prodi PPKn dalam Menghadapi Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka”. Evaluasi Kurikulum Prodi PPKn 2021 dilaksanakan karena dilatarbelakangi untuk keperluan data akreditasi Prodi PPKn dan bertepatan juga dengan waktunya Prodi PPKn harus melakukan Review Kurikulum setiap empat tahun minimal satu kali.

Evaluasi Kurikulum Prodi PPKn 2021 dikonsep menjadi dua kegiatan yaitu Workshop yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Juli 2021, pukul 08.30 sampai 12.30 dan FGD (Focuc Group Discussion) yang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya sebagai tindak lanjut dari Workshop. Evaluasi Kurikulum Prodi PPKn 2021 pada hari pertama bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran dari pemangku kepentingan terhadap kurikulum dan mata kuliah yang ada di Prodi PPKn.dan pada FGD sebagai tindak lanjut untuk merumuskan kurikulum hasil masukan dari para pakar yang dilaksanakan oleh Tim Perumus Kurikulum di Prodi PPKn.

Kegiatan ini, selain dihadiri oleh seluruh dosen Prodi PPKn, Sekertaris Prodi, Kaprodi PPKn dan Dekan FKIP Unpam, juga dihadirkan tiga pakar dari Bidang PKn yaitu Guru Besar pada Departemen PKn Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr.  H. Sapriya, M.Ed, Ketua Program Studi S1 PKn Universitas Pendidikan Indonesia, yaitu Dr. Susan Fitriasari, M.Pd dan turut hadir juga Ketua Umum AP3KNI, Dr. Ujang Jamaludin, M.Si., M.Pd.

Kemudian, dihadiri juga oleh dua Kepala Sekolah SMAN 11 Tangerang Selatan, Drs. Rodani, M.M dan Kepala Sekolah SMP N 17 Tangerang Selatan, Drs. H. Marhaen Nusantara, M.Pd. Adapun dari Guru PPKn yang ikut dihadirkan dalam workshop evaluasi kurikulum ini sejumlah enam Guru PPKn, yaitu Nini Marliana, S.Pd., MH (SMK Kesehatan Letris 2 Pamulang), Nurhikmah Kurniati, S.Pd (SMAN 7 Tangerang Selatan), Wahju Kumalawati, S.Pd (SMAN 3 Tangerang Selatan), Dra. Suharsi, MA (SMPN 12 Tangerang Selatan), Annisa Kurnia Gustianing Kartakusuma, S.Pd (SMP Djojoredjo), dan Dinah Syafaat., S.Pd, M.Pd (SD Islam Nurul Hidayah). Selain itu juga, datang 10 Dosen dari Universitas Jambi dan Universitas Asyariah Mandar dan dua orang dari Alumni Prodi PPKn yang berprofesi sebagai praktisi Pendidikan.

Adapun pandangan maupun saran yang dijelaskan oleh Prof. Sapriya Prof. Dr.  H. Sapriya, M.Ed, Ketua Program Studi S1 PKn Universitas Pendidikan Indonesia intinya yaitu (1) mengenai Adanya kebijakan MBKM Permendikbud No.3 Tahun 2020 menjadi peluang bagi Prodi untuk membuka mata kuliah baru dalam mendukung Program MBKM ; (2) Tujuan Evaluasi Kurikulum Program Studi, yaitu untuk memperlihatkan pencapaian mutu kurikulum Program Studi, alat manajerial untuk menjaga agar kinerja program studi yang telah dicapai tetap terjaga keberlangsungannya, dan Evaluasi dilakukan secara berkesinambungan; (3) Masukan untuk Profil Lulusan Prodi PPKn Unpam perlu di deskripsikan, kemudian CPL dan  Kuliah dan Prodi/Universitas; (4) Masukannya pada point 1 pada profil lulusan yaitu Pendidik Profesional PPKn diganti menjadi “calon pendidik” ; (5) Pada point 2 Profil Lulusan yaitu diganti menjadi “Peneliti Pemula” harus ditambah dengan disediakannya mata kuliah tambahan, yaitu berupa mata kuliah pilihan; (6) Point 3 dalam Profil lulusan perlu disediakan mata kuliah tambahan yang mendukung kewirausahaan.

Selanjutnya, Pandangan dan saran yang dipaparkan oleh Ketua Program Studi S1 PKn Universitas Pendidikan Indonesia, yaitu Dr. Susan Fitriasari, intinya yaitu (1) Persiapan Prodi dalam menghadapi MBKM peran Fakultas sangat penting dalam mempersiapkan dokumen kurikulumnya, dimana ujung tombaknya yaitu dari Prodi dan mahasiswanya; (2) Peran Dosen Akademik harus lebih dikerahkan kembali dalam Program MBKM ini; (3) Dalam mensukseskan program MBKM bisa juga dengan strategi melibatkan alumni untuk membimbing mahasiswa dalam bidang kewirausahaan; (4) Mata Kuliah yang bisa dikonversi yaitu dalam kegiatan Wira Desa seperti hukum adat dan Sistem Pemerintahan Daerah; (4) Semua Mata Kuliah berpotensi untuk dikonversi dalam program MBKM parsial (< 20 sks).

Dengan demikian, semua pandangan dari para pakar bidang PKn, Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (AP3KNI), pandangan dari dosen PPKn, kepala sekolah, Guru PPKn SMP dan SMA Sederajat dan Alumni Prodi PPKn akan menjadi acuan bagi Tim Perumus Kurikulum Prodi PPKn dalam merumuskan Kurikulum untuk Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus merdeka.

Penulis / Foto : Eti Hayati / Roni Rustandi

Publisher : Yulita Pujilestari