Pengabdian Kepada Masyarakat  Dimasa Pandemi Covid 19

Sosialisasi  UU ITE NO.19 TAHUN 2016 “BIJAK MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DIKALANGAN MASYARAKAT

Dimasa pandemi covid 19 , Senin 22 Juni 2020 melalui media video teleconference google meet Prodi PPkn Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri dharma perguruan tinggi. Pengabdian Kepada Masyarakat ini diberikan kepada Guru SMP plus pewaris peradaban ciseeng, masyarakat, mahasiswa yang berjudul Sosialisasi  UU ITE NO.19 TAHUN 2016 “BIJAK MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DIKALANGAN MASYARAKAT”  yang diketuai oleh Yulita Pujilestari.,MH, dengan anggota Dr.Bambang Santoso SE SH MH, Setiawati.,S.Pd.,MH, Abdul Kohar.,M.Pd dan Moch Khoiri.,M.Pd. Pada acara tersebut Catur Joko Santoso selaku mc mempersilahkan  Kaprodi PPKn Unpam Drs. Alinurdin.,M.Pd dan dari Kepala SMP Plus Pewaris peradaban ciseeng yaitu Sulastri S.Pd.,MH untuk memberikan sambutannya serta pengarahannya.

Sosialisasi ini diawali dengan memberikan informasi , tentang  kemajuan di bidang komunikasi. Masyarakat sekarang dengan mudah berkomunikasi melalui media sosial misalnya internet, WhatsApp dan lain-lain. Agar kebebasan berkomunikasi tidak melewati batas, pemerintah membuat Undang- Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) No. 11 tahun 2008 menjadi UU No. 19 tahun 2016. UU ini bertujuan mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik atau teknologi informasi secara umum. Kebijakan ini juga salah satu bentuk upaya pemerintah untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran yang mungkin terjadi di masyarakat akibat adanya kebebasan berpendapat melalui media sosial. Namun undang-undang tersebut akan tidak efektif jika dari masyarakat sendiri tidak bijak dalam menggunakan media sosial.

Diharapkan para peserta PKM yang  berjumlah 55 peserta yang terdiri dari Guru SMP plus pewaris peradaban ciseeng, masyarakat , mahasiswa dapat mampu dengan kesadaran tinggi dari diri masing-masing untuk menggunakan media sosial dengan penuh hati-hati dan tanggung jawab. Salah satu contohnya adalah dengan tidak menyebarkan berita hoax yang bisa menimbulkan perselisihan di masyarakat. Sebaiknya ketika menerima suatu berita apapun dicek kebenarannya terlebih dahulu sehingga ketika disebarkan berita tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Abdul Kohar.,M.Pd

Foto : Yulita Pujilestari.,MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *