Penyusunan Pedoman Satyalancana Pendidikan dan Anugerah Konstitusi Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2019

Hotel, Sahid Serpong Tangerang Selatan Senin-Kamis Tangaal 9 s/d 12 Desember 2019

FOTO SATYA

            Guru PPKn sebagai pendidik profesional, mengemban tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Tugas utama itu bertujuan membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, menjadi warga negara yang cerdas, demokratis, bertanggungjawab, dan memiliki kesadaran berkonstitusi yang tinggi pada era digital. Guna melaksanakan tugas professional Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar perlu diberi motivasi dan pembinaan untuk meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Salah satu program pembinaan yang dapat memotivasi Guru PPKn dalam peningkatan kompetensinya yaitu kegiatan Seleksi Naskah dan Lomba Anugerah Konstitusi.

SATYA PAK HERDI 1

Penyusunan Pedoman Satyalencana Pendidikan, Naskah dan Lomba Anugerah Konstitusi Guru PPKn untuk tahun 2020 pada jenjang Pendidikan Dasar agar berlangsung secara efektif, efisien, dan akuntabel, maka diperlukan pedoman pelaksanaan kegiatan tersebut. Sejalan dengan itu, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan perlu menyiapkan pedoman Satyalencana Pendidikan, Seleksi Naskah dan Lomba Anugerah Konstitusi Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar yang akan digunakan oleh satuan pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Kemendikbud. Di buka oleh Direktur Pembinaan Guru Pendidikan dasar Dr. Praptono,M.Ed dan Bapak Eddy Tejo Prakoso Slamet, S.H.,M.M dalam sambutannya sangat berharap dapat menghasilakan juara tahun depan guru-guru yang terbaik dari seluruh pelosok negeri di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nara Sumber terdiri dari berbagai Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia, Biro Gelar Tanda Jasa Dan Tanda Kehormatan Secretariat Militer Presiden, Sekretariat Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Pembinaan GTK PAUD Dikmas, P4TK Bisnis dan Pariwisata dan Dari Universitas Pamulang di wakili oleh bapak Herdi Wisman Jaya, S,Pd.,M.H.,CT

SATYA PAK HERDI 2

             Upaya untuk mencapai cita-cita luhur bangsa Indonesia, tersirat perlu adanya pengamalan kesadaran berkonstitusi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan proses pembelajaran yang mampu membangun potensi anak bangsa untuk meningkatkan kesadaran berkonstitusi,  berupa kesadaran tentang pengetahuan, pengakuan, penghargaan, dan penaatan terhadap konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kesadaran berkonstitusi dapat mendorong terwujudnya bangsa Indonesia yang demokratis, terbuka, adil, damai, sejahtera, sesuai dengan budaya, karakter, dan jati diri  bangsa serta tidak diskriminatif.

Saat ini, perjuangan untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana dicita-citakan terus diupayakan berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Peningkatan kesadaran berkonstitusi hendaknya terus diupayakan dan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat khususnya bagi Guru mata pelajaran PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar harus mampu menguasai literasi digital dan diharapkan dapat mendukung program kesadaran berkonstitusi.

Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar memiliki peran yang strategis sebagai ujung tombak pendidikan kesadaran berkonstitusi bagi peserta didik pada tataran satuan pendidikan. Oleh karena itu, Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar sebagai komponen masyarakat dan warga negara, perlu ditingkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan serta mampu menguasai era literasi digital agar memiliki kesadaran berkonstitusinya dengan menjunjung tinggi Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.

Pemerintah memandang perlu melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran berkonstitusi bagi Guru PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar. Salah satu upaya dimaksud yaitu melalui kegiatan Seleksi Naskah dan Lomba  Anugerah Konstitusi. Seleksi naskah dan lomba tersebut diarahkan pada peningkatan kesadaran berkonstitusi serta mampu menguasai era literasi digital yang diikuti oleh Guru PPKn di seluruh wilayah NKRI secara berjenjang dan dalam jaringan (daring) pada tingkat satuan Pendidikan Dasar.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kemendikbud melalui Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar  Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melaksanakan Seleksi Naskah Satyalencana Pendidikan dan Lomba Anugerah Konstitusi bagi Guru PPKn pada jenjang Pendidikan Dasar Tingkat Nasional. Implementasi seleksi naskah dan lomba tersebut diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran PPKn pada Jenjang Pendidikan Dasar terutama meningkatkan kesadaran berkonstitusi  warga negara, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang adil, makmur, aman, damai, sejahtera, berdaulat, bermartabat, dan madani pada era literasi digital.

Semoga dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan terutama guru-guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di seluruh Indonesia.Amin

 

Penulis/Photo : Herdi Wisman, S,Pd.,M.H.,CT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *