Hari Armada (defile) Nasional ke- 73 tahun 2018
Vanial Aulia Kurniawan  181011500046
Mahasiswa Prodi PPKn Semester 1
Oleh : ( Vanial Aulia Kurniawan  181011500046
Mahasiswa Prodi PPKn Semester 1 Reguler,A Ruang. V.427 )

            Tertantang dengan dosen mata kuliah Pendidikan Karakter dan Kepramukaan Bapak Herdi Wisman Jaya, S.Pd.,M.H yang mengatakan berjuang demi nusa dan bangsa tidak harus mengangkat senjata dan bisa di isi dengan hal positif yang dapat meningkatkan rasa cinta tanah air dan menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme, maka 22 November 2018 komunitas penggiat sejarah (Indonesia Reenactor) di undang untuk mengisi acara dalam hari Armada (Defile) Nasional oleh Sersan Agus Yudho memberi kabar ke om dion dan akhirnya 21 rekan dari komunitas reenactor FBT 45 Bandung dan komunitas Reenactor Bangor mengikuti acara tersebut. 4 Januari 2018 sehabis pulang dari perkuliahan saya langsung menuju ke stasiun Jakarta Kota untuk menunggu jemputan dari anggota KOPASKA menggunakan truck,karena perjalanan yang lumanyan jauh dari Pamulang-Kota Tua dan jalanan yang macet alhasil saya pun telat sampai stasiun untung saja truck jemputan baru saja sampai. Lalu dari Stasiun Jakarta Kota menuju ke dermaga KOARMADA 1 Pondok Dayung Tanjung Priuk,Jakarta Utara. Setelah sampai saya dan komunitas harus menyebrang 5 menit dari tempat penurunan ke Pondok Dayung. Setelah

 sampai kami pun langsung di sambut hangat oleh para anggota TNI AL,kami pun di wajibkan absen dan di cek perlengkapan kami karena markas KOPASKA seharusnya bersih dari umum hanya acara tertentu saja maka dari itu saya dan komunitas merasa sangat beruntung. Setelah pemeriksaan kami di antar ke kamar untuk istirahat. Setelah kami istirahat dan solat asar kami pun makan sore serta melakukan brefing peraturan yang berlaku di KOPASKA dan keliling kompleks KOPASKA Pondok Dayung bersama Sersan Agus juga melakukan upacara penurunan bendera. Kami pun Break sebentar untuk solat magrib dan di lanjut dengan solat magrib dan solat isya. Setelah solat isya kami pun di latih baris berbaris ala KOPASKA oleh sersan agus tapi karena kami akan tampil ala BKR Laut (ALRI) jadi baris berbaris tidak sebagus TNI memang karena TNI saat itu belum di ajarkan baris berbaris. Setelah di ajarkan baris berbaris di lanjut dengan materi bela negara,sejarah TNI AL dan kenegaraan (diskusi dan  tanya jawab) serta mendapat hukuman karena ada yang tidak solat isya dan tidak menaati peraturan (main hp sembarangan) alhasil kami pun di rendem di laut lepas tetapi akhirnya kami di ajarkan berenang ala KOPASKA dimana saat di laut tidak terlihat sama sekali. Jam 1 pagi pun hukuman selesai kami pun bilas badan dan menjemur pakaian lalu merapihkan peralatan untuk besok tampil lanjut tidur untuk tampil di pagi hari.

5 Desember 2018 jam 4 pagi kami pun terbangun karena sirine KOPASKA yang sangat kencang di setiap kamar kami dan anggota TNI AL yang sudah sibuk lalu lalang untuk bersih-bersih dan menyiapkan peralatannya. Kami pun mandi dan solat subuh berjamaah dengan para anggota KOPASKA lalu sarapan pagi. Jam 6 kami sudah harus stand by menunggu instruksi Sersan Agus disini kami di perbolehkan foto-foto bersama Komunitas Jeep Kuno Indonesia dan kami melakukan gladi bersih. Jam 7 kami mengikuti upacara defile bersama 1500 anggota TNI AL yang di pimpin oleh Laksamana Siwi Sukma Adji sebagai Inspektur Upacara dengan instruksi menjaga laut dari Ancaman Global dan tema hari denfile tahun ini adalah “Armada RI Kesatria Pengawal Samudera dan Perekat Nusantara, Bersama Rakyat Siap Menjaga Kedaulatan NKRI” sayangnya Marsekal TNI Hadi Tjajanto berhalangan hadir,lalu di lanjut dengan atraksi dari para anggota TNI AL (KOPASKA) mulai dari Bela Diri,baris berbaris,penyelaman,simulasi penyelamatan penyandraan warga sipil di laut,penjagaan laut di zona teritorial indonesia,serta Terjun Payung dari ketinggian 1000 mill khas KOPASKA, di lanjut Tarian untuk menghibur para tamu dan disinilah komunitas saya tampil. Setelah para penari membawakan beberapa tarian daerah lalu di lanjut dengan Penampilan Baris berbaris dari Kompi Gabungan Perwira Menengah dan Perwira Pertama TNI AL, satu batalyon Gabungan Kompi Kowal dan Polisi Militer Angkatan Laut, satu batalyon Gabungan Kompi Koarmada I dan Penyelam TNI AL, satu batalyon dari Unsur KRI Koarmada I, satu batalyon dari Marinir, satu batalyon Gabungan Kompi Lantamal dan Penerbang TNI AL, satu batalyon Gabungan Kompi Kopaska dan Taifib, dan satu batalyon Gabungan Kompi PNS Koarmada I, Pramuka Saka Bahari (Yayasan Nala dan SMA Hang Tuah) dan di tutup dengan Barisan BKR Laut (ALRI) dari komunitas saya serta barisan JEEP KUNO dari komunitas JEEP Indonesia. Setelah parade upacara selesai kami istirahat sebentar untuk makan sambil menikmati pemandangan di tepi laut Tanjung Priuk dan mendengarkan cerita peristiwa Tanjung Priuk dari Kolonel Laut Bagus. Dan ini yang kami tunggu Navy open Seal Armada dimana kami diperbolehkan untuk menjelajah KRI yang ada disana. Kami pun menaiki KRI Cut Nyak Dien dan di sambut hangat dari para anggota penjaga KRI tersebut,kami pun berfoto dan mereenacment perjanjian renville disana. Setelah puas bermain di KRI Cut Nyak Dien kami pun di minta berswafoto dari para anggota TNI AL,KOWAD,Pejabat TNI AL,dan keluarga TNI AL karena pakaian unik kami yang belum pernah mereka temui lalu setelah itu kami pun beberes untuk kembali pulang namun sebelum pulang kami di suguhin kembali makan siang dan di berikan beberapa sovenir seperti Kaos,Sticker,dan Gantungan Kunci dari KOPASKA dan kami juga di berikan uang transport sebesar 200 ribu tanda terima kasih dari KOPASKA karena sudah bersedia meramaikan hari ARMADA. Sebelum pulang kami pun berpamitan dengan Sersan Agus dan berswafoto. Jam 4 pun kami meninggalkan lokasi dengan pemeriksaan kembali dan lagi-lagi kami mendapat hukuman fisik karena berswafoto di tempat yang di larang di antar kembali oleh anggota TNI AL untuk kembali ke Stasiun Beos (Jakarta Kota). Jam 5 ada beberapa komunitas Reenactor Bangor saya ada yang beristirahat sebentar di Batavia (Kota Tua) sambil menikmati pemandangan bangunan kuno yang ada disana dan makan sore tetapi komunitas Reenactor FBT 45 Bandung langsung menuju Gambir untuk pulang kembali ke Bandung. Jam 6 kami pun pulang ke rumah masing-masing untuk kembali ke runitas karena semua dari komunitas Reenactor Bangor dan FBT 45 pada ijin dari Kuliah,Sekolah,Bahkan Kerja. Jam 9 malam semua anggota Reenactor bangor sudah kembali di rumah masing-masing untuk beristirahat. Insha allah maret kami akan bermain di markas KOPASUS J

Penulis dan Photo :  Vanial Aulia Kurniawan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *